Joule: Teknologi Generative AI Terkini dari SAP

Kecerdasan buatan (AI) memiliki potensi besar untuk menciptakan business value di berbagai industri. AI telah digunakan oleh banyak perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas, dan terus dieksplorasi untuk penerapan yang lebih luas. Generative AI adalah jenis AI yang dapat menciptakan hal-hal baru, seperti teks, karya seni, musik, atau bahkan gambar realistis, dengan mempelajari pola dari data yang ada tanpa secara eksplisit diberitahu apa yang harus dibuat.

Generative AI dapat meningkatkan revenue, menghemat biaya, meningkatkan produktivitas, dan mengelola risiko dengan lebih baik. Menurut McKinsey & Company, Generative AI diperkirakan akan menambahkan $2,6 hingga $4,4 triliun dalam annual value bagi ekonomi global. Adopsi Generative AI juga meningkat dengan pesat, dimana sekitar 33% perusahaan secara rutin menggunakan Generative AI dalam setidaknya satu fungsi bisnis. Selain itu, 40% organisasi berencana untuk meningkatkan investasi AI mereka karena potensi Generative AI. Di antara perusahaan yang sudah menggunakan AI, 60% telah mengadopsi Generative AI.

SAP telah meluncurkan teknologi co-pilot Generative AI terkini, yakni Joule, pada September 2023. Joule terintegrasi di seluruh portofolio cloud enterprise SAP untuk memberikan insight yang cerdas dan kontekstual dari seluruh aplikasi SAP. Joule dilatih sebelumnya dengan data bisnis SAP dan proses bisnis perusahaan. Dengan menelusuri dan menghubungkan data dari berbagai sistem untuk menghasilkan insight yang lebih cerdas, Joule dapat membantu menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dan mendorong hasil bisnis yang lebih baik.

 

Joule Generative AI

Gambar 1: Interface Joule (sumber: www.sap.com)

Joule menawarkan interaksi percakapan antara manusia dan komputer untuk menyederhanakan akses informasi dan mengotomatisasi proses bisnis. Teknologi ini mendukung tiga pola percakapan:

  • Navigational: Membantu user menavigasi ke fungsionalitas yang mereka cari.
  • Transactional: Membantu user dalam menyelesaikan tugas mereka secara efisien.
  • Informational: Membantu user memberikan informasi berdasarkan data yang tersedia.

Fitur Joule

Joule menawarkan berbagai fitur, meliputi:

  • Integration with SAP applications: User interface berupa percakapan yang terintegrasi dengan aplikasi SAP yang ada.
  • Enterprise-readiness: Joule dirancang untuk digunakan di perusahaan besar karena memenuhi persyaratan keamanan dan etika AI.
  • Publish and subscribe mechanism: Kemampuan Joule yang disesuaikan dengan portofolio solusi SAP perusahaan.
  • Automatic updates: Joule selalu diperbarui dengan fitur dan kemampuan baru.

Manfaat Joule

Berikut adalah beberapa manfaat dari Joule:

  • Faster work: Menyederhanakan tugas dengan asisten AI yang bertindak sebagai co-pilot di seluruh aplikasi SAP.
  • Smarter Insights: Mendapatkan jawaban dan insight yang cerdas, sehingga memudahkan pengambilan keputusan yang lebih cepat.
  • Better Outcomes: Konten untuk berbagai keperluan, seperti job descriptions, coding assistance, dan lain-lain, dapat diperoleh dengan bertanya.
  • Full Control: Memegang kendali penuh atas pengambilan keputusan dan privasi data saat menggunakan Generative AI.

Penggunaan Joule di Lingkungan SAP

Joule Generative AI

 Gambar 2: User Interface Joule pada SAP SuccessFactors (sumber: www.sap.com)

Generative AI membuka peluang baru dalam software bisnis. Dengan Generative AI, perusahaan dapat membuat konten baru, menyimpulkan informasi yang kompleks, menulis kode komputer, dan lain-lain. Teknologi AI ini dapat menganalisis masalah bisnis dan memberikan rekomendasi dengan lebih cepat, akurat, dan efisien. Berikut merupakan beberapa contoh penggunaan Generative AI di aplikasi SAP:

  • Cloud ERP
    Generative AI memiliki potensi untuk mengubah cara bisnis beroperasi, termasuk digital supply chain. Salah satu contoh penerapannya adalah layanan Document Information Extraction (DIE). DIE adalah layanan yang dapat mengotomatisasi pemrosesan delivery note yang berbasis kertas selama proses penerimaan barang di pabrik. Otomatisasi DIE secara signifikan mengurangi tugas verifikasi manual yang memakan waktu, sehingga dapat meningkatkan akurasi dan efisiensi proses penerimaan barang, serta memangkas biaya operasional hingga 55%.
  • Human Capital Management
    Generative AI dapat membantu manajer menghemat waktu dalam mengerjakan tugas-tugas administratif, seperti job posting, pencarian kandidat, dan penyusunan pertanyaan wawancara. Hal ini dapat menghasilkan penghematan produktivitas yang signifikan, hingga €400.000 untuk perusahaan dengan 50.000 karyawan. Selain itu, Generative AI juga dapat membantu menghilangkan bias dalam proses perekrutan, memastikan praktik yang adil dan setara.
  • Spend Management & Business Network
    Manajer kategori berperan penting dalam mengoptimalkan pengadaan. Namun, prosesnya kompleks dan memakan waktu. AI membantu manajer kategori mengembangkan category plans dengan cepat dan akurat, sehingga dapat mengurangi waktu orientasi hingga 56%, peningkatan cakupan kategori sebesar 70%, dan penghematan biaya sebesar 2,3x.
  • Customer Relationship Management
    Generative AI dapat meningkatkan interaksi pelanggan dengan mempersonalisasi engagement, rekomendasi, dan efisiensi. Uji coba internal SAP menunjukkan bahwa tim sales dan solution advisors yang menggunakan Generative AI dapat mengurangi upaya mereka untuk pekerjaan sehari-hari sebesar 16-20%.
  • SAP Business Technology Platform
    AI menyederhanakan pengembangan aplikasi dengan memungkinkan developer membuat aplikasi hanya dengan memberikan deskripsi tekstual. Pendekatan ini mengurangi waktu pengembangan aplikasi hingga 30% dan memungkinkan developer untuk fokus pada aspek yang lebih kompleks.

 

Masa Depan Generative AI dan Joule

Gartner memperkirakan bahwa Generative AI akan memberikan dampak yang semakin kuat pada perusahaan selama lima tahun ke depan. Untuk mewujudkan potensi tersebut, SAP akan secara bertahap memperluas kapabilitas Joule ke seluruh aplikasi SAP. Joule akan tersedia bersama solusi SAP SuccessFactors dan situs SAP Start pada akhir tahun 2023. Joule akan diperluas ke SAP S/4HANA Cloud, public edition pada awal tahun 2024, diikuti oleh SAP Customer Experience, SAP Ariba, dan SAP Business Technology Platform. Integrasi ini akan memungkinkan user untuk memanfaatkan kapabilitas Joule untuk berbagai tugas, termasuk memberikan rekomendasi kategori dalam category management, membuat KPI, membuat development goal, akses ke berbagai large language models (LLMs), dan masih banyak lagi.

Kesimpulan

Generative AI memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan inovasi di berbagai industri. SAP telah meluncurkan teknologi co-pilot Generative AI terkini, Joule, pada September 2023. Joule terintegrasi di seluruh portofolio cloud enterprise SAP untuk memberikan insight yang cerdas dan kontekstual dari seluruh aplikasi SAP. Joule dapat digunakan di berbagai aplikasi SAP, seperti Cloud ERP, Human Capital Management, Spend Management & Business Network, Customer Relationship Management, dan SAP Business Technology Platform.

Generative AI dan Joule berpotensi meningkat pesat dalam beberapa tahun ke depan. SAP akan secara bertahap memperluas kapabilitas Joule ke seluruh aplikasi SAP. Perusahaan disarankan untuk menjelajahi dan memanfaatkan kemampuan AI di SAP, termasuk Generative AI, untuk berbagai use case di seluruh aplikasi SAP. Hal ini dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan decision making yang lebih baik.

Referensi

www.gartner.com

www.mckinsey.com

www.news.sap.com

www.sap.com

 

Open chat
Hello! Can we help you? :)

Please fill in your full name and office email address so we can answer your queries accordingly.