skip to Main Content

SAP S/4 HANA – PART 1

Mengenal Sejarah SAP S/4 HANA

2015 menjadi tahun bersejarah bagi perjalanan salah satu vendor penyedia Enterprized Resources Planing (ERP) SAP, dimana di tahun itu release SAP versi terbaru mulai diperkenalkan ke public. Kali ini SAP melabeli nya dengan nama SAP Business Suite 4 HANA atau biasa disebut SAP s/4 HANA.

S/4HANA berasal dari SAP HANA, basis data dalam memori yang dirilis pada tahun 2011. SAP HANA memungkinkan untuk memproses data bisnis operasional dan transaksional berkapasitas besar secara real time. Pada 2013, SAP meluncurkan SAP Business Suite di HANA, sistem ERP berbasis HANA yang menyertakan modul untuk CRM, SRM, PLM dan SCM. Suite pada HANA pada dasarnya adalah front end aplikasi bisnis SAP ERP yang berjalan pada basis data di memori HANA.

SAP S/4HANA perlu memikirkan kembali konsep basis data dan menulis ulang 400 juta baris kode. Menurut SAP, perubahan itu membuat sistem ERP lebih mudah dipahami dan digunakan serta lebih cepat untuk pengembang. SAP melihat S/4HANA sebagai peluang bagi bisnis untuk menemukan kembali model bisnis dan menghasilkan pendapatan baru dengan memanfaatkan internet dari berbagai hal dan Big Data dengan menghubungkan orang, perangkat, dan jaringan bisnis.

Juga, karena S/4HANA tidak memerlukan pemrosesan batch, bisnis dapat menyederhanakan proses mereka dan mengarahkannya secara real time. Ini berarti bahwa pengguna bisnis dapat memperoleh informasi tentang data dari mana saja secara real time untuk perencanaan, pelaksanaan, prediksi dan simulasi, menurut SAP.

SAP S/4HANA Cloud mencakup tiga teknologi yang membentuk fondasi intelligent ERP, menurut SAP:

  • Digital Assistant. SAP S/4HANA Cloud menggunakan SAP CoPilot , asisten digital percakapan (atau asisten virtual) untuk perusahaan yang memungkinkan pengguna berinteraksi dengan aplikasi dan fungsi ERP. SAP CoPilot menggunakan data kontekstual tentang pengguna dan tugas yang mereka lakukan untuk memberikan informasi yang relevan dengan tugas tersebut.
  • Machine Learning. SAP S/4HANA Cloud mencakup teknologi yang mengotomatiskan tindakan atau tugas yang diulangi, yang dapat berulang dan rentan kesalahan saat dilakukan secara manual, dan mempelajari cara melakukannya dengan lebih efisien.
  • Predictive Analytics. SAP S/4HANA Cloud telah menyertakan analitik yang dapat membantu memprediksi hasil tindakan. Alat analisis dapat dikonfigurasi untuk kebutuhan pengguna dan dapat dikembangkan ke dalam aplikasi, seperti aplikasi inventory management yang dapat memprediksi kapan stok akan tiba atau aplikasi sales quotation yang memungkinkan manajer penjualan untuk menentukan probabilitas konversi kuota penjualan.

Selanjutnya SAP S/4 HANA – Part 2